Rangkaian Sensor Digital Sebagai Transduser

Sensor
Sensor merupakan suatu alat/device yang berfungsi mengubah suatu besaran fisik (kecepatan,suhu,intensitas cahaya) dan besaran kimia (molaritas, mol) menjadi besaran listrik.Besaran Listrik yang dihasilkan akan dilanjutkan ke sebuah rangkaian pengkondisi sinyal, ditransmiskan,dan ditampilkan atau diteruskan ke rangkaian control yang telah dihubungkan dengannya.
Transduser
Transduser adalah alat yang dapat mengubah suatu besaran fisika ke besaran fisika lain dalam bentuk yang berbeda.
Sensor dan transduser pada hakikatnya adalah berbeda, namun sering dipertukarkan sebagai istilah yang sama. Oleh karna itu untuk transduser yang digunakan sebagai input disebut sensor sedangkan untuk transduser yang digunakan pada bagian input disebut actuator atau effector.
Diagram Alir
Diagram alir ini menjelaskan bagaimana hasil pengukurang sebuah sensor dikelola dengan berbagai kemungkinan. Besaran fisika atau kimia yang dideteksi oleh sensor akan diteruskan ke pengkondisi sinyal. Pengkondisi sinyal adalah sebuah rangkaian kompleks yang mengkondisikan sinyal, dalam hal ini sinyal masukan dari sensor berupa gelombang listrik dengan frekuensi dan besaran tertentu akan diolah, misalnya diperbesar, atau disampel sesui dengan tugas yang diberikan pada pengkondisi sinyal. Output dari pengkondisi sinyal akan dapat diteruskan ke tampilan (display) atau ke kontroler, atau ke alat penanda misalnya alarm. Tampilan akan dibaca oleh superpisor lalu dapat melakukan pengaturan manual. Sementara jika hasil output data ditransmisikan ke controler akan mengakibatkan rangkaian kontrol aktif (sesuai dengan setting pada urutan transmisi) lalu sinyal akan dikondisikan kembali dan dikirim ke actuator. Aktuator akan mengerjakan fungsi tertentu sesai dengan kegunaanya.
Klasifikasi sensor
I. Berdasarkan sumber tenaga
    – Sensor  aktif (active sensor) adalah sensor dengana supply energi berasal dari luar
    – Sensor pasive (passive sensor) adalah sensor dengansupply energi berasal dari diri sendiri (Self generating)
II.Berdasarkan Sinyal outputnya

    – Sensor Analog, merupakan sensor yang menghasilkan output analog.
    – Sensor digital,merupakan sensor yang menghasilkan output digital.
III. Berdasarkan model operasi
    – Deflection Mode, yaitu sensor  yang dalam pendeteksiannya menghasilkan simpang an fisik.
    – Null Mode, yaitusensor yang mencegah penunjuk begeser dari nilai nol.
Jenis Sensor
1.Sensor Proximity
2.Sensor Magnet
3.Sensor Sinar
4.Sensor Ultrasonik
5.Sensor Gaya
6.Sensor Kecepatan
7.Sensor Penyandi
8.Sensor Suhu
9.Sensor Efek Hall
dll
Untuk pembahasahasan lebih lengkap silahkan download disini
Untuk memperoleh bahan lain, masuk ke halaman ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s